Langsung ke konten utama

Mimpi tanpa realisasi?

Mimpi itu apa si? Pentingkah sebuah mimpi itu? Seberapa pentingkah sebuah mimpi? Mimpi saya gambarkan adalah sebuah tujuan hidup, dan mimpi itu memang sangat penting bagi kita, karena mimpi tersebut adalah sebuah tujuan hidup yang harus kita usahakan. Saya yakin bahwasanya setiap orang mempunyai mimpi tersendiri, tak terkecuali dengan saya. Mungkin dari temen temen ada yang bermimpi untuk menjadi seorang Kyai, mungkin juga ada yang ingin pergi ke luar negeri semisal saja ke Jepang, Jerman, ataupun yang lainnya, bahkan tak dapat dipungkiri bahwasanya dari sekian banyak orang yang mempunyai mimpi pasti ada juga yang bermimpi untuk menjadi seorang pemimpin negeri ini. Tak ada yang salah dengan mimpi setiap orang yang ada di dunia ini, yang salah adalah orang yang tidak mempunyai mimpi sehingga dia tidak mempunyai tujuan hidup dan hanya terombang-ambingkan kesana kemari. Akan tetapi setiap orang yang mempunyai mimpi belum tentu adalah oang yang mempunyai tujuan hidup, karena tak sedikit dari mereka yang memang mempunyai mimpi akan tetapi tidak mau tahu bagaimana cara untuk merealisasikan mimpi mereka tersebut. Hal yang mendasar seperti inilah yang menjadikan bangsa ini semakin lama akan semakin terkesan tertinggal di mata internasional. Jadi ketika kita seudah mempunyai sebuah mimpi, apakah yang harus kita lakukan? Yang harus kita lakukan adalah bagaimana action kita untuk mengusahakan mimpi tersebut. Mimpi tanpa adanya sebuah realisasi saya ibaratkan sebuah botol minuman yang berisi air. Ketika kita menginginkan untuk meminum air yang berada di dalam botol tersebut, maka yang harus kita lakukan adalah membuka tutup botolnya terlebih dahulu. Sama seperti halnya sebuah mimpi, ketika kita mempunyai sebuah mimpi, realisasikanlah dengan sebuah usaha. Maka ketika kita sudah bisa membuka tutup botol tersebut, kita bisa merasakan kesegaran dari air yang ada di dalamnya, pun halnya dengan mimpi, ketika kita sudah berusaha merealisasikannya maka akan ada kebermanfaatan yang akan kita dapatkan. Dan yang terakhir yang ingin saya sampaikan adalah, kalahkan diri anda sendiri, dalam artian bawah kita harus mengubah cara berpikir kita, karena kebanyakan orang berpikir bahwa mereka tidak mampu sementara mereka belum melakukannya. Masalah tersebesar dalam diri kita adalah pikiran kita sendiri yang menganggap diri kita tak punya ilmu sehingga itulah yang menjadi keterbatasan kita untuk merealisasikan mimpi kita. Maka dari itu, ketika kita mempunyai sebuah mimpi maka REALISASIKANLAH !



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Saya dan Wakatobi

Tetiba teringat akan sebuah tempat indah di sebuah pulau kecil di Provinsi Sulawesi Tenggara. Ya, Kaledupa pulau yang saya maksud. Pulau yang merupakan bagian dari Kepulauan WaKaToBi merupakan sebuah pulau kecil yang untuk kesana saja memerlukan waktu yang tidak sebentar (bagi saya). WaKaToBi, Wanci Kaledupa Tomia Binongko begitulah kata orang-orang mengapa dinamakan kepulaun WaKaToBi. Di tempat inilah saya pernah menemukan banyak pengalaman dan ilmu yang sampai saat ini masih saya terapkan dalam kehidupan saya. Untuk memulai cerita saya tentang Wakatobi, terlebih dahulu saya harus memulainya dari Green Campus Sebelas Maret Univercity. Bahwa Universitas Sebelas Maret mempunyai salah satu mata kuliah yakni Kuliah Kerja Nyata (KKN) dimana setiap mahasiswanya mulai dari angkatan 2011 wajib mengikuti KKN selama kurang lebih 45 hari di sebuah tempat yang sudah ditentukan ataupun di sebuah tempat yang sudah di usulkan. Tibalah giliran saya seorang mahasiswa Pendidikan Fisika angkata...

Urung Biasa Nganggo Bahasa Indonesia

Jaman mbiyen, pas umurku sekitar 5 taun pas nyong esih TK , nyong kuwe jerene si bocahe nakal banget, padahal menurutku ya ora patia nakal lah, lumrahe lah ya nek cah cilik njaluke werna werna, di tokokna siji njaluke loro, ditokokna loro, njaluke 3, ditokokna telu njaluke 4, eh malah bareng ditokokna 10 malah ora gelem nampani. Lah wong sing jenengane cah cilik ya maklum lah ya, wis lumrahe. Kie tau nyong pas disengi meng pasar, jenenge pasar karangbolong, nang kono kuwe nyong weruh mobil-mobilan crash gear sing nang tv bisa metu kewane. Hla nyong njaluk malah ora dituruti, mergane dina kuwe nyong wis tuku mobil-mobilan crash gear ana 3. Ya wis lah ya, sing jenengane cah cilik ngertine ya mung nangis, ya wis nyong nagis bae, mbok mbok ditokokna maning kaya sedurung durunge nek nangis. Eh jebule malah ditokokna maning. Sangar mbok? nangis kuwe senjata ampuh. Nah, enteni bae ya crita ciliku mbiyen, kie masalahe ceritane anu to be continued :D

Kawanku, Bahagiamu juga Bahagiaku

Kawanku, ku bangga bisa mengenalmu. Sebuah anugerah kita sempat dipertemukan dalam lingkungan yang sama. Senyummu senyumku senyum kita semua akan selalu terekam dalam memory ingatanku. Ketika bagaimana kamu bilang balung kepadaku, ketika bagaimana kamu sering nyubit dan mukulin aku, ketika bagaimana kamu sering ngledekin aku, ketika bagaimana kamu sering bilang cingcong kepadaku, dan ketika bagaimana kamu membuatku tertawa disetiap waktuku. Kawan, masih inginkah kamu menjadi penanggungjawab mata kuliah Bahasa Inggris 2 ? Ataukah sebenarnya ingin tetap menjadi bendahara? Maafkan aku kawan ketika memang aku ini belum bisa menjadi kawan baikmu, belum bisa menjadi ketua kelas yang bisa mengayomimu serta teman temanmu. Satu hal yang membuatku bahagia ketika kamu berhasil diterima di STAN, satu hal yang juga membuatku tak menginginkan kamu pergi dari pendidikan fisika setelah Tiara Nur Khanifa, Ardianto, Titis ,dan sekarang kamu. Tak sabar ketika nanti kita bisa dipertemukan kembali dalam...