Ibu, beliaulah yang mengandungku selama kurang lebih sembilan bulan, beliaulah yang merawatku dengan penuh kesabaran hingga ku tumbuh dewasa seperti ini, dan ibulah yang memperhatikanku setiap waktunya. Ibu, dulu dikala rambutmu belum ada yang memutih, engkau dengan sabar merawatku, engkau yang tiap pagi dan tiap sore mamandikanku, engkau yang selalu memberi air susu kepadaku, engkau yang selalu tak membiarkanku kelaparan, engkau yang selalu menggantikan popokku dan engkau yang selalu menemani dengan kehangatanmu dikala dingannya malam menusuk tubuhku. Tapi dulu, aku hanya bisa menyusahkanmu, tiap malam tidurmu terbangun karena tangisanku, pekerjaanmu seringkali terganggu karena tingkah nakalku, dan waktumu banyak terbuang untuk merawatku. Maaf ibu aku hanya bisa menyusahkanmu. Lima tahun telah berlalu, dan selama itu pula aku setiap harinya menyusahkanmu. Tapi setelah lima tahun tersebut, tingkahku tak banyak berubah, hanya selalu menyusahkanmu. Lima tahun yang lalu rambutmu belu...