Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2017

Aku menyayangimu selalu, ayah

Beberapa waktu yang lalu aku melihat pria itu lagi, seorang pria dengan muka galak dan menakutkanku itu mulai mengatakan sesuatu kepadaku dengan nada-nada tingginya seakan penuh dengan amarah menyelimuti dirinya. Aku pun mulai bertanya-tanya kepada diri sendiri tentang apa yang akan dikatakan lelaki galak itu kepadaku. Perlahan lelaki itu mendekatiku sembari bertanya,"bagaimana kabarmu nak?". Ya, lelaki itu tak lain dan tak bukan adalah ayahku. Beliau adalah sosok seseorang bermuka galak yang sangat aku hormati. Sedari kecil, beliaulah yang selalu memperjuangkan apapun semua kebutuhan dan keinginanku, tak ingat waktu, tak ingat kondisi, beliau tetap bekerja keras hanya demi seorang bocah yang sampai saat ini belum bisa memberikan apa pun kepada beliau selain rasa malu kepada keluarga.  Ayah, aku tau engkau tak semuda dulu, aku tau tulang-tulang yang dulu kuat untuk berjalan dan memikul beban apapun sekarang sudah mulai terasa sakit karena kerja kerasmu. Ayah, masih ing...

Menenangkanku

Setiap insan mempunyai sejarah di dalam hidupnya, setiap insan mempunyai masa yang sudah berlalu di dalam hidupnya, tak terkecuali dengan saya yang saat ini sudah berusia dua puluh dua tahun lamanya. Tapi entah kenapa ada satu hal yang tidak berubah dari masa lalu sampai saat ini di dalam hidup saya.  Ibu, beliaulah yang tidak berubah hingga saat ini. Sosok pahlawan yang tempo hari mempertaruhkan apa yang beliau miliki hanya demi saya, sosok pahlawan yang kala itu mempertaruhkan nyawa beliau hanya demi sosok seorang bocah yang beliau kasihi semenjak di dalam kandungan beliau. Sejak saat itu saya berada di dalam kandungan, engkau pasti dengan sabarnya menenangkanku, engkau pasti dengan sabarnya merawatku, engkau pasti dengan sabarnya selalu berkorban untukku bu. Seberapa berhargakah sosokku bagimu bu? Bu, inginku selalu berada di dekatmu, menjagamu di usia senjamu, merawatmu di hari tuwamu, membahagiakanmu di sisa akhir hidupku. Engkau yang dulu selalu menemaniku, engkau...