Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2013

Si Udin Bermimpi Keluar Negeri

Udin adalah seorang mahasiswa dari sebuah program studi di salah satu universitas negeri di Indonesia. Udin bukanlah orang yang luar biasa, dia hanyalah seorang anak yang bisa dibilang anak desa dan berasal dari keluarga tak punya. Kuliahnyapun karena adanya beasiswa yang dia dapatkan. Di kampusnya, hanya ada satu unit kegiatan mahasiswa yang bersifat keilmiahan yang dia ikuti. Suatu ketika, terbayang dibenak Udin bahwasanya dia ingin pergi keluar negeri. Jerman adalah tujuan utamanya. akan tetapi disini Udin hanya berpikiran secara idealitas saja tanpa mempertimbangkan realitas yang ada. Udin berpikir bagaimana caranya dia bisa jalan jalan ke luar negeri tanpa bantuan uang sepeserpun dari orang tuanya. Suatu ketika, sedikit harapan itupun muncul ketika Udin mendapati sebuah ajang perlombaan Paper Internasional, dimana yang memenangkan perlombaan tersebut, akan mendapatkan satu buah tiket jalan jalan ke Jerman selama 1 minggu. "Apabila saya bisa memenangkan perlombaan tersebut,...

Dilema Kampusku

Universitas Sebelas Maret merupakan salah satu dari banyak perguruan tinggi negeri terbaik di Indonesia. Mulai dari jajaran pengurus yang berkompeten dalam bidangnya serta mahasiswa dan mahasiswinya yang  mempunyai seagudang prestsi yang membanggakan baik di tingkat regional, nasional bahkan internasional. Kita boleh saja bangga dengan hal yang demikian, akan tetapi disisi lain ada suatu hal yang sangat memperihatinkan ketika tata pengelolaan serta perawatan kampus ini kurang begitu maksimal. Ketika hal  yang demikian muncul kedalam benak diri setiap orang, maka timbul sebuah pertanyaan, " Siapakah yang bertanggungjawab atas semua itu? ". Satu hal yang harus kita benahi dari sekarang adalah bukan mencari siapkah yang benar dan juga siapakah yang salah, akan tetapi mencari siapakah yang masih peduli dan hendak tetap menjaga kampus ini. Tak harus melakukan suatu perubahan besar secara sekaligus untuk meperbaiki sarana  prasarana serta kualitas kampus ini. Kita bis...

Bahagia itu apa ya?

Di era saat ini, yang memegang peranan terpenting dalam setiap tatanan kehidupan manusia adalah uang. Bahkan tak sedikit dari manusia yang menganggap bahwa uang merupakan tolak ukur dari kebahagiaan seeseorang. Ada uang maka ada kebahagiaan, pun jika tak ada uang maka tak akan ada kebahagiaan. Lalu apakah semua orang menganggap hal yang demikian itu adalah sesuatu yang benar dan mutlak untuk diusahakan. Ternyata dari sekian banyak manusia, masih ada segelintir orang yang mendefinisikan bahagia itu bukan karena uang, akan tetapi bahagia itu mencakup tiga hal utama. Pertama, bahagia karena hati yang selalu bersyukur. Sejatinya orang kaya adalah orang orang yang hatinya penuh dengan kesyukuran bukan orang yang punya banyak harta. Sebenarnya ketika seseorang yang tak punya materi, dia sudah menjadi orang kaya apabila dia mensyukuri apa yang dia miliki saat ini. Yang kedua yakni bahagia apabila mempunyai pasangan yang sholeh dan sholehah. Dan yang ketiga yakni, bahagia apabila mempunyai ...

Di Kota Perantauan

Surakarta yang sering disebut juga Solo merupakan tempat berlabuhku saat ini, tempat dimana aku menuntut ilmu yang merupakan salah satu langkahku untuk mencapai angan dan cita citaku di masa depan. Tak serta merta tanpa sebuah perjuangan dan pengorbanan hingga pada akhirnya ku bisa menginjakkan kakiku di kota Solo ini. Ayahku hanyalah seorang petani dan ibuku hanyalah seorang ibu rumah tangga, akan tetapi mereka berusaha untuk menyekolahkanku hingga sampai saat ini seperti halnya seorang pengusaha. Dan kini, ketika ku sudah mulai melangkahkan kaki disini, sejatinya ini merupakan langkah awalku untuk sedikit membalas jerih payah serta tetesan keringat yang telah mereka kucurkan hingga saat ini. Saya rasa, mereka tak kan berhenti untuk berusaha membahagiakan saya, begitupun dengan saya juga tak kan berhenti untuk berusaha membalas usahakan mereka untuk mebahagiakan saya. Yang tadinya saya hanyalah seorang anak seorang petani dari desa nan jauh disana, sekarang telah menjadi harapan da...

Mendidik dengan Hati Menjadi Insan Rabbani

                         Taman Pendidikan Al-Qur’an NURUL AMAL merupakan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) yang terletak di Jalan Surya 2 RT 02 RW 25 Jebres Tengah, Surakarta. TPQ yang berdiri sekitar tahun 2007 ini, memiliki anak didik yang aktif dalam pembelajaran sehari-hari sekitar 30 anak. Kegiatan TPQ ini dilakukan setiap hari Senin sampai dengan hari Jum’at, dimulai sekitar pukul 16.00 dan berakhir sekitar pukul 17.15.             Di TPQ ini, setiap anak yang datang lebih awal dari teman-temannya yang lain bertugas memanggil teman-temannya yang yang belum datang melalui speaker yang ada di TPQ tersebut dengan cara menyebutkan nama teman-temannya yang belum datang. Hal ini membuktikan bahwa di TPQ tersebut diajarkan nilai-nilai tentang kepedulian satu sama lain. Dengan adanya penanaman nilai-nilai tentang kepedulian ini, diharapkan na...

Jaman Cilik Jaman Unyu Unyu

Kie nyong pas agi umur telu apa patang taun lah. Ya kaya kielah nyong, senadjan ora elek elek banget tapi esih mandan luwes disawang. Nek ana sing ngomong nyong sing siki beda karo nyong sing biyen kuwe pancen bener. Nek sing ngomong nyong sing biyen lewih unyu daripada nyong sing siki ya pancen bener mbarang. Tapi nek sing ngomong nek nyong sing biyen lewih gagah daripada nyong sing siki, kuwe mandan kudu dipertanyakan, iya ora? iya mbok? Nyong kuwe kaya nglakoni metamorfosis ya, biyen mandan putih, siki malah tambah dadi ora putih, biyen temben, siki malah kempot, biyen rambute malah lurus, siki malah tambah dadi mandan ora lurus. Tapi ya kielah nyong sing siki, beda karo sing biyen. Nek biyen mikire mung njaluk meng wong tuwa, siki mikire wis mbalekna apa sing wis diwekenna nang wong tuwa, sukur sukur lewih.

Faraday Biasa Wae ( Part 1 )

Inilah kami " Faraday ", bersembilan sahabat yang dulu, kini, dan yang akan datang yang tak kan pernah terlupakan. Inilah awal ketika kami mulai berkumpul, berbincang dan saling berbagi pengalaman satu sama lain. Awal ketika kami mulai membangun sebuah kekeluargaan. Faraday bukanlah sebuah orang-orang biasa, karena disitu terdapat sembilan orang yang luar biasa yakni Catur Setiawan, Usman Abdillah, Ardian Rahcman, Mayang Dwinta, Nur Ulfah, Solatun, Dzirwatul Muna, Tiara Nur Hanifa, dan juga Aya Sofia. Dan jargon kami yakni " FARADAY??? BIASA WAE......RA TRIMO??? BALEKKE... "

Kenangan Raker 2013

Urung Biasa Nganggo Bahasa Indonesia

Jaman mbiyen, pas umurku sekitar 5 taun pas nyong esih TK , nyong kuwe jerene si bocahe nakal banget, padahal menurutku ya ora patia nakal lah, lumrahe lah ya nek cah cilik njaluke werna werna, di tokokna siji njaluke loro, ditokokna loro, njaluke 3, ditokokna telu njaluke 4, eh malah bareng ditokokna 10 malah ora gelem nampani. Lah wong sing jenengane cah cilik ya maklum lah ya, wis lumrahe. Kie tau nyong pas disengi meng pasar, jenenge pasar karangbolong, nang kono kuwe nyong weruh mobil-mobilan crash gear sing nang tv bisa metu kewane. Hla nyong njaluk malah ora dituruti, mergane dina kuwe nyong wis tuku mobil-mobilan crash gear ana 3. Ya wis lah ya, sing jenengane cah cilik ngertine ya mung nangis, ya wis nyong nagis bae, mbok mbok ditokokna maning kaya sedurung durunge nek nangis. Eh jebule malah ditokokna maning. Sangar mbok? nangis kuwe senjata ampuh. Nah, enteni bae ya crita ciliku mbiyen, kie masalahe ceritane anu to be continued :D

Ketidaktahuan Diri Sendiri

Suatu hari ada seorang anak bernama Usep yang sedang menggembalakan kesepuluh sapinya di suatu pada rumput terbuka. Kesepuluh sapinya merupakan sapi sapi dengan kualitas super sehingga mempunyai bentuk tubuh yang besar serta proporsional. Seharian Usep telah menggembalakan sapi sapina, dan tiba saatnya si Usep untuk kembali menggiring sapi sapinya tersebut kembali ke kandang. Usep menaiki salah satu dari kesepuluh sapi yang dia punyai. Sebelum kembali ke rumah, si Usep terlebih dahulu menghitung jumlah sapi-sapiny. Satu...Dua..Tiga..Empat..Lima..Enam..Tujuh..Delapan..Sembilan...Kemudian si Usep pun kaget dan terheran-heran ketika dia menghitung jumlah sapi-sapinya ternyata hanya ada 9 ekor. Si Usep kembali menghitung sapinya, Satu...Dua..Tiga..Empat..Lima..Enam..Tujuh..Delapan..Sembilan..Ternyata tetap ada 9 ekor sapi yang terhitung olehnya. Lalu kemanakah satu ekor sapi yang lainnya? Usep curiga mungkin seekor sapi miliknya yang satu lagi telah dicuri oleh seseorang. Lalu kemudian d...

Mimpi tanpa realisasi?

Mimpi itu apa si? Pentingkah sebuah mimpi itu? Seberapa pentingkah sebuah mimpi? Mimpi saya gambarkan adalah sebuah tujuan hidup, dan mimpi itu memang sangat penting bagi kita, karena mimpi tersebut adalah sebuah tujuan hidup yang harus kita usahakan. Saya yakin bahwasanya setiap orang mempunyai mimpi tersendiri, tak terkecuali dengan saya. Mungkin dari temen temen ada yang bermimpi untuk menjadi seorang Kyai, mungkin juga ada yang ingin pergi ke luar negeri semisal saja ke Jepang, Jerman, ataupun yang lainnya, bahkan tak dapat dipungkiri bahwasanya dari sekian banyak orang yang mempunyai mimpi pasti ada juga yang bermimpi untuk menjadi seorang pemimpin negeri ini. Tak ada yang salah dengan mimpi setiap orang yang ada di dunia ini, yang salah adalah orang yang tidak mempunyai mimpi sehingga dia tidak mempunyai tujuan hidup dan hanya terombang-ambingkan kesana kemari. Akan tetapi setiap orang yang mempunyai mimpi belum tentu adalah oang yang mempunyai tujuan hidup, karena tak sedikit d...

Marhaban Ya Ramadhan

Alhamdulillah, sebentar lagi kita dipertemukan kembali dengan bulan yang suci serta bulan yang penuh dengan berkah. Bulan dimana, sudah seyogyanya setiap umat muslim yang ada di bumi ini lebih gencar dan lebih berlomba-lomba dalam hal kebaikan. InsyaAlloh setiap hal baik yang kita kerjakan di bulan suci Ramdhan akan mendapatkan balasan yang Insyaalloh akan dilipatgandakan oleh Allah SWT. Maka dari itu, saya mengajak kepada kalian untuk lebih memaknai dan lebih memaksimalkan bulan suci Ramadhan di tahun ini.Marhaban Ya Ramadhan.