Langsung ke konten utama

Aku Ingin Science Week Tahun Ini Seperti..............?

Manusia diciptakan dengan banyak sekali perbedaan satu sama lainnya. Manusia diciptakan dengan karakteristik dan ciri khasnya masing-masing, manusia mempunyai ego yang memang tidak bisa dihilangkan dari dalam dirinya. Maka dari itu, tak heran ketika manusia saling bertemu satu sama lain akan timbul banyak sekali perbedaan pendapat yang terkadang menyebabkan amarah. Tapi ketahuilah, di acaraku, acara kalian, dan acara kita bersama yakni Science Week 6, kita bersusah payah untuk saling menyingkirkan ego kita masing-masing untuk menghindarkan amarah yang nantinya bisa timbul dari adanya ego tersebut. Ini adalah idealitas dan keinginanku di Science Week ini. Bukan hal yang aneh ketika kita berbicara tentang idealisme kita masing-masing. Aku ingin Science Week ini menjadi sesuatu hal yang memang sesuai dengan slogan UNS yakni UNS mengabdi. Dalam artian bahwa bukan dilihat dari seberapa banyak orang nantinya mengikuti serangkain acara Science Week ini tapi bagaimana acara ini nantinya dapat memberi kebermanfaatan bagi mereka yang mengikutinya. Karena bagi saya, ketika satu orang sudah bisa merasakan manfaat dari serangkain acar Science Week ini, itu adalah sebuah pencapain yang sangat luar biasa. Optimisme itu penting tapi jangan biarkan optimisme itu menguasai diri kita sehingga mengharuskan kita untuk melakukan segala cara agar banyak yang mengikuti acara ini. Jargon kita memang " Totalitas Tanpa Batas ", akan tetapi perlu diingat juga bahwasanya manusia itu juga bukan superman ataupun spiderman, kita hanyalah manusia biasa yang dikelilingi oleh segala keterbatasannya, akan tetapi bagaimana semua keterbatasan itu mampu kita optimalkan menjadi sebuah motivasi terutama bagi diri kita sendiri untuk lebih bersungguh-sungguh dalam menjalani setiap tahapannya. Dan satu hal yang hendak saya saya sampaikan adalah saya hendak mengucapkan selamat kepada segenap panitia Science Week 6 yang telah sukses dalam persiapan segala sesuatunya meskipun banyak disertai dengan rasa cemas dan tergesa-tega, akan tetapi bagi saya serangkain acara Science Week telah menjadi suatu acara yang sukses, mungkin tidak untuk orang lain akan tetapi minimal untuk diri kita sendiri.
Bismillah...
" Ya Allah, berilah kami kemudahan atas keberjalanan serangkaian acara Science Week ini, karena tanpa izin dan kendak dari-Mu, acara ini tak kan bisa terlaksana, berilah kami kesehatan agar kedua kaki ini masih tetap bisa menopang lelah dan letih tubuh ini, semoga keringat dan kerja keras tak sia sia dan berbuah hasil manis pada akhirnya".
Amin amin ya rabbal alamin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Saya dan Wakatobi

Tetiba teringat akan sebuah tempat indah di sebuah pulau kecil di Provinsi Sulawesi Tenggara. Ya, Kaledupa pulau yang saya maksud. Pulau yang merupakan bagian dari Kepulauan WaKaToBi merupakan sebuah pulau kecil yang untuk kesana saja memerlukan waktu yang tidak sebentar (bagi saya). WaKaToBi, Wanci Kaledupa Tomia Binongko begitulah kata orang-orang mengapa dinamakan kepulaun WaKaToBi. Di tempat inilah saya pernah menemukan banyak pengalaman dan ilmu yang sampai saat ini masih saya terapkan dalam kehidupan saya. Untuk memulai cerita saya tentang Wakatobi, terlebih dahulu saya harus memulainya dari Green Campus Sebelas Maret Univercity. Bahwa Universitas Sebelas Maret mempunyai salah satu mata kuliah yakni Kuliah Kerja Nyata (KKN) dimana setiap mahasiswanya mulai dari angkatan 2011 wajib mengikuti KKN selama kurang lebih 45 hari di sebuah tempat yang sudah ditentukan ataupun di sebuah tempat yang sudah di usulkan. Tibalah giliran saya seorang mahasiswa Pendidikan Fisika angkata...

Urung Biasa Nganggo Bahasa Indonesia

Jaman mbiyen, pas umurku sekitar 5 taun pas nyong esih TK , nyong kuwe jerene si bocahe nakal banget, padahal menurutku ya ora patia nakal lah, lumrahe lah ya nek cah cilik njaluke werna werna, di tokokna siji njaluke loro, ditokokna loro, njaluke 3, ditokokna telu njaluke 4, eh malah bareng ditokokna 10 malah ora gelem nampani. Lah wong sing jenengane cah cilik ya maklum lah ya, wis lumrahe. Kie tau nyong pas disengi meng pasar, jenenge pasar karangbolong, nang kono kuwe nyong weruh mobil-mobilan crash gear sing nang tv bisa metu kewane. Hla nyong njaluk malah ora dituruti, mergane dina kuwe nyong wis tuku mobil-mobilan crash gear ana 3. Ya wis lah ya, sing jenengane cah cilik ngertine ya mung nangis, ya wis nyong nagis bae, mbok mbok ditokokna maning kaya sedurung durunge nek nangis. Eh jebule malah ditokokna maning. Sangar mbok? nangis kuwe senjata ampuh. Nah, enteni bae ya crita ciliku mbiyen, kie masalahe ceritane anu to be continued :D

Kawanku, Bahagiamu juga Bahagiaku

Kawanku, ku bangga bisa mengenalmu. Sebuah anugerah kita sempat dipertemukan dalam lingkungan yang sama. Senyummu senyumku senyum kita semua akan selalu terekam dalam memory ingatanku. Ketika bagaimana kamu bilang balung kepadaku, ketika bagaimana kamu sering nyubit dan mukulin aku, ketika bagaimana kamu sering ngledekin aku, ketika bagaimana kamu sering bilang cingcong kepadaku, dan ketika bagaimana kamu membuatku tertawa disetiap waktuku. Kawan, masih inginkah kamu menjadi penanggungjawab mata kuliah Bahasa Inggris 2 ? Ataukah sebenarnya ingin tetap menjadi bendahara? Maafkan aku kawan ketika memang aku ini belum bisa menjadi kawan baikmu, belum bisa menjadi ketua kelas yang bisa mengayomimu serta teman temanmu. Satu hal yang membuatku bahagia ketika kamu berhasil diterima di STAN, satu hal yang juga membuatku tak menginginkan kamu pergi dari pendidikan fisika setelah Tiara Nur Khanifa, Ardianto, Titis ,dan sekarang kamu. Tak sabar ketika nanti kita bisa dipertemukan kembali dalam...