Selamat Hari Ibu untuk ibukku yang sejauh ini dengan ketulusan dan penuh kesabaran telah memberikan limpahan kasih yang tak ternilai besarnya, maaf sampai saat ini aku masih saja menyusahkanmu, Buk.
Buk, usiamu kini telah menginjak kepala lima, engkau yang dahulu selalu ku andalkan, kini timbul sebuah keraguan, engkau yang dulu terlihat kuat, sekarang terlihat memucat. Buk....mengapa engkau selalu saja ingin terlihat kuat di depan anak-anakmu? mengapa engkau selalu saja menyembunyikan lelah yang engkau rasakan di depan anak-anakmu? mengapa buk? mengapa engkau tidak pernah menunjukkan semua itu kepadaku? sedangkan aku tau, engkau menanggung beban yang teramat berat atas semua tingkahku. Apakah ini yang dinamakan sebuah ketulusan hati seorang ibu? Buk, jikalau engkau lelah denganku, katakanlah buk, jikalau engkau bosan dengan semua bosan dengan tingkahku bersabarlah buk dan jikalau engkau tak menginginkan maka sampaikanlah kepadaku buk. Tapi mengapa sedikitpun aku tak melihat itu darimu, bahkan yang aku lihat adalah sebuah kasih sayang dengan segenap ketulusanmu kepadaku, buk. Apakah aku yang memang tak mau tau atas apa yang engkau lakukan, atas apa yang engkau berikan dan atas semua yang engkau lakukan untukku dan untuk semua anak anakmu. Sebegitu tak pedulikah aku kepadamu dan semua yang engkau lakukan untuk anak anakmu, buk? Maafkan kami buk, hanya goresan goresan luka yang seringkali kami berikan untukmu ketimbang sebuah kebahagiaan untuk sekedar membuatmu tersenyum.
Buk, maafkan kami yang belum bisa memberikan sesuatu yang berarti untukmu. Hanya sebuah rangkaian kata yang aku buat untukmu. Hanya sebuah kalimat yang aku buat, sebagai tanda kasihku kepadamu buk.
"Buk, apapun kesalahan yang kami lakukan, maafkanlah kami. Kami sadar bahwa apa yang kami lakukan masih sangat jauh dari apa yang engkau harapkan, apa yang kami lalukan masih sangat jauh dari apa yang engkau cita citakan. Terlebih aku, buk. Hanya banyak beban yang selama ini aku berikan kepadamu ketimbang sebuah bantuan untuk meringankan beban hidupmu, buk. Maafkan aku buk, karena sampai saat ini aku masih saja menyusahkanmu. Terimakasih buk atas semua yang engkau lakukan dan engkau berikan selama ini untukku, tak kan pernah bisa terbalas segala kebaikan dan ketulusan hatimu yang selama ini merawatku, tak kan pernah bisa terbalas segala kebaikan dan ketulusan hatimu yang selama ini membesarkanku, dan tak kan pernah bisa terbalas segala kebaikan dan ketulusan hatimu yang selama ini membersamaiku, terimaksih buk, terimakasih banyak untuk selama ini. Maaf aku masih saja menyusahkanmu".
Terimakasih atas semua yang engkau berikan untukku, buk :)
Tak kan pernah bisa terbalaskans semua jasa jasamu selama ini :)
Buk, maafkan kami yang belum bisa memberikan sesuatu yang berarti untukmu. Hanya sebuah rangkaian kata yang aku buat untukmu. Hanya sebuah kalimat yang aku buat, sebagai tanda kasihku kepadamu buk.
"Buk, apapun kesalahan yang kami lakukan, maafkanlah kami. Kami sadar bahwa apa yang kami lakukan masih sangat jauh dari apa yang engkau harapkan, apa yang kami lalukan masih sangat jauh dari apa yang engkau cita citakan. Terlebih aku, buk. Hanya banyak beban yang selama ini aku berikan kepadamu ketimbang sebuah bantuan untuk meringankan beban hidupmu, buk. Maafkan aku buk, karena sampai saat ini aku masih saja menyusahkanmu. Terimakasih buk atas semua yang engkau lakukan dan engkau berikan selama ini untukku, tak kan pernah bisa terbalas segala kebaikan dan ketulusan hatimu yang selama ini merawatku, tak kan pernah bisa terbalas segala kebaikan dan ketulusan hatimu yang selama ini membesarkanku, dan tak kan pernah bisa terbalas segala kebaikan dan ketulusan hatimu yang selama ini membersamaiku, terimaksih buk, terimakasih banyak untuk selama ini. Maaf aku masih saja menyusahkanmu".
Terimakasih atas semua yang engkau berikan untukku, buk :)
Tak kan pernah bisa terbalaskans semua jasa jasamu selama ini :)

Komentar
Posting Komentar