Inilah kami " Faraday ", bersembilan sahabat yang dulu, kini, dan yang akan datang yang tak kan pernah terlupakan. Inilah awal ketika kami mulai berkumpul, berbincang dan saling berbagi pengalaman satu sama lain. Awal ketika kami mulai membangun sebuah kekeluargaan. Faraday bukanlah sebuah orang-orang biasa, karena disitu terdapat sembilan orang yang luar biasa yakni Catur Setiawan, Usman Abdillah, Ardian Rahcman, Mayang Dwinta, Nur Ulfah, Solatun, Dzirwatul Muna, Tiara Nur Hanifa, dan juga Aya Sofia. Dan jargon kami yakni " FARADAY??? BIASA WAE......RA TRIMO??? BALEKKE... "
Kawanku, ku bangga bisa mengenalmu. Sebuah anugerah kita sempat dipertemukan dalam lingkungan yang sama. Senyummu senyumku senyum kita semua akan selalu terekam dalam memory ingatanku. Ketika bagaimana kamu bilang balung kepadaku, ketika bagaimana kamu sering nyubit dan mukulin aku, ketika bagaimana kamu sering ngledekin aku, ketika bagaimana kamu sering bilang cingcong kepadaku, dan ketika bagaimana kamu membuatku tertawa disetiap waktuku. Kawan, masih inginkah kamu menjadi penanggungjawab mata kuliah Bahasa Inggris 2 ? Ataukah sebenarnya ingin tetap menjadi bendahara? Maafkan aku kawan ketika memang aku ini belum bisa menjadi kawan baikmu, belum bisa menjadi ketua kelas yang bisa mengayomimu serta teman temanmu. Satu hal yang membuatku bahagia ketika kamu berhasil diterima di STAN, satu hal yang juga membuatku tak menginginkan kamu pergi dari pendidikan fisika setelah Tiara Nur Khanifa, Ardianto, Titis ,dan sekarang kamu. Tak sabar ketika nanti kita bisa dipertemukan kembali dalam...

iseh do cupuu :D
BalasHapusdudu cupu, tapi unyu :D
BalasHapus