Inilah kami " Faraday ", bersembilan sahabat yang dulu, kini, dan yang akan datang yang tak kan pernah terlupakan. Inilah awal ketika kami mulai berkumpul, berbincang dan saling berbagi pengalaman satu sama lain. Awal ketika kami mulai membangun sebuah kekeluargaan. Faraday bukanlah sebuah orang-orang biasa, karena disitu terdapat sembilan orang yang luar biasa yakni Catur Setiawan, Usman Abdillah, Ardian Rahcman, Mayang Dwinta, Nur Ulfah, Solatun, Dzirwatul Muna, Tiara Nur Hanifa, dan juga Aya Sofia. Dan jargon kami yakni " FARADAY??? BIASA WAE......RA TRIMO??? BALEKKE... "
Tetiba teringat akan sebuah tempat indah di sebuah pulau kecil di Provinsi Sulawesi Tenggara. Ya, Kaledupa pulau yang saya maksud. Pulau yang merupakan bagian dari Kepulauan WaKaToBi merupakan sebuah pulau kecil yang untuk kesana saja memerlukan waktu yang tidak sebentar (bagi saya). WaKaToBi, Wanci Kaledupa Tomia Binongko begitulah kata orang-orang mengapa dinamakan kepulaun WaKaToBi. Di tempat inilah saya pernah menemukan banyak pengalaman dan ilmu yang sampai saat ini masih saya terapkan dalam kehidupan saya. Untuk memulai cerita saya tentang Wakatobi, terlebih dahulu saya harus memulainya dari Green Campus Sebelas Maret Univercity. Bahwa Universitas Sebelas Maret mempunyai salah satu mata kuliah yakni Kuliah Kerja Nyata (KKN) dimana setiap mahasiswanya mulai dari angkatan 2011 wajib mengikuti KKN selama kurang lebih 45 hari di sebuah tempat yang sudah ditentukan ataupun di sebuah tempat yang sudah di usulkan. Tibalah giliran saya seorang mahasiswa Pendidikan Fisika angkata...

iseh do cupuu :D
BalasHapusdudu cupu, tapi unyu :D
BalasHapus