Langsung ke konten utama

Belajar Mencintai Sejarah

Manusia sejatinya diciptakan hanya untuk menyembah Allah SWT semata. Sungguh Maha Besar Allah dengan segala ciptaan-Nya, termasuk manusia. Akan tetapi mengapa manusia yang lemah itu berani menyombongkan diri kepada-Nya ? Sungguh celakalah bagi mereka yang ingkar terhadap ajaran ajaran Allah SWT. Mereka yang menyombongkan diri  mungkin saja karena mereka tidak yakin dengan agama ini, mungkin saja mereka meragukan keberadaan Allah SWT dan mungkin saja mereka tidak mempercayai bahwa Rasulullah SAW adalah Nabi utusan Allah. Lalu pertanyaannya mengapa mereka tidak mempercayai bahwa Baginda Rasulullah SAW bukanlah utusan-Nya? maka jawabannya adalah karena mereka tidak mengetahui sejarah, karena mereka tidak mengetahui bagaimana agama yang baik ini bisa sampai kepada kita, dan mereka tidak mengetahui perjuangan yang amat berat yang dilakukan oleh Rasulullah SAW demi memperjuangkan agama ini.
Alkisah sebuah keluarga yang hidup bahagia di sebuah desa. Mereka hidup bersama dengan putra tunggal mereka yang ketika itu sudah mulai beranjak remaja. Suatu ketika, sang ayah membeli sebuah sepeda motor untuk mempermudah pekerjaannya yang ketika itu memang menjadi seorang petani. Sang ayah sangat berharap sepeda motor tersebut mampu membantu meringankan pekerjaannya serta mampu menjadi sarana bagi anaknya untuk pergi ke sekolah. Namun tak disangka, sang anak yang sedang tumbuh menjadi remaja malah menyalahgunakan motor tersebut untuk suatu hal yang tidak diinginkan oleh sang ayah, motor baru yang tadinya bersih mulus, diubah menjadi motor balap. Mengetahui hal tersebut sang ayah sangat sedih dan kecewa atas apa yang telah dilakukan anaknya.
kemudian sang anak mendekat dan bertanya kepada sang ayah ," yah, kenapa ayah terlihat sedih seperti itu?". 
Sang ayah yang sedang duduk didepan teras rumah dengan nada yang pelan menjawab ,"nak, mengapa kamu mengubah motor baru yang baru saja ayah beli menjadi seperti itu?"
"jaman sekarang motor harus modif yah, ban motor diganti berukuran kecil, tidak usah dikasih spion dan dibuat supaya larinya cepat seperti halnya motor balap yah", jawab sang anak tanpa rasa bersalah.
"astaghfirulloh nak, jika kamu ketahui bahwa uang untuk membeli motor itu sudah ayah kumpulkan sejak dulu, sejak 10 tahun yang lalu hanya demi untuk membeli motor itu, tapi mengapa kamu malah merusaknya nak?", jawab sang ayah sambil meneteskan air mata.
Sang anak pun langsung merundukan kepalanya dan menyadari bahwa perbuatannya tersebut memang benar benar salah. Dia tidak mengetahui bahwa uang yang digunakan untuk membeli motor tersebut sudah lama dikumpulkan oleh sang ayah. Jikalau sang anak mengetahui darimana uang yang digunakan sang ayah membeli motor tersebut, pastilah dia tidak akan melakukan hal tersebut.
Sama halnya dengan agama ini kawan, agama ini dengan begitu susah payah telah diperjuangkan oleh beliau Baginda Rasul pada zaman jahiliah, yang pada akhirnya kita yang sekarang masih diberikan kesempatan untuk menekuni agama Allah tersebut. Tentu saja kita akan acuh tak acuh dan berpaling dari agama ini jika kita tidak tahu bagaimana sejarah agama ini bisa sampai kepada kita, bagaimana perjuangan dan kerja keras Rasulullah SAW dalam memperjuangkan agama ini. Maka dari itu, ketika kita ingin mencintai Baginda Rasulullah SAW dan Agama Islam ini karena Allah secara sungguh-sungguh, maka kita harus tahu sejarahnya terlebih dahulu. 
Selamat membaca kawan, semoga hal ini juga menjadi sebuah amalan yang nantinya akan diterima oleh-Nya.
Amin Amin Ya Rabbal Alamin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Saya dan Wakatobi

Tetiba teringat akan sebuah tempat indah di sebuah pulau kecil di Provinsi Sulawesi Tenggara. Ya, Kaledupa pulau yang saya maksud. Pulau yang merupakan bagian dari Kepulauan WaKaToBi merupakan sebuah pulau kecil yang untuk kesana saja memerlukan waktu yang tidak sebentar (bagi saya). WaKaToBi, Wanci Kaledupa Tomia Binongko begitulah kata orang-orang mengapa dinamakan kepulaun WaKaToBi. Di tempat inilah saya pernah menemukan banyak pengalaman dan ilmu yang sampai saat ini masih saya terapkan dalam kehidupan saya. Untuk memulai cerita saya tentang Wakatobi, terlebih dahulu saya harus memulainya dari Green Campus Sebelas Maret Univercity. Bahwa Universitas Sebelas Maret mempunyai salah satu mata kuliah yakni Kuliah Kerja Nyata (KKN) dimana setiap mahasiswanya mulai dari angkatan 2011 wajib mengikuti KKN selama kurang lebih 45 hari di sebuah tempat yang sudah ditentukan ataupun di sebuah tempat yang sudah di usulkan. Tibalah giliran saya seorang mahasiswa Pendidikan Fisika angkata...

Urung Biasa Nganggo Bahasa Indonesia

Jaman mbiyen, pas umurku sekitar 5 taun pas nyong esih TK , nyong kuwe jerene si bocahe nakal banget, padahal menurutku ya ora patia nakal lah, lumrahe lah ya nek cah cilik njaluke werna werna, di tokokna siji njaluke loro, ditokokna loro, njaluke 3, ditokokna telu njaluke 4, eh malah bareng ditokokna 10 malah ora gelem nampani. Lah wong sing jenengane cah cilik ya maklum lah ya, wis lumrahe. Kie tau nyong pas disengi meng pasar, jenenge pasar karangbolong, nang kono kuwe nyong weruh mobil-mobilan crash gear sing nang tv bisa metu kewane. Hla nyong njaluk malah ora dituruti, mergane dina kuwe nyong wis tuku mobil-mobilan crash gear ana 3. Ya wis lah ya, sing jenengane cah cilik ngertine ya mung nangis, ya wis nyong nagis bae, mbok mbok ditokokna maning kaya sedurung durunge nek nangis. Eh jebule malah ditokokna maning. Sangar mbok? nangis kuwe senjata ampuh. Nah, enteni bae ya crita ciliku mbiyen, kie masalahe ceritane anu to be continued :D

Kawanku, Bahagiamu juga Bahagiaku

Kawanku, ku bangga bisa mengenalmu. Sebuah anugerah kita sempat dipertemukan dalam lingkungan yang sama. Senyummu senyumku senyum kita semua akan selalu terekam dalam memory ingatanku. Ketika bagaimana kamu bilang balung kepadaku, ketika bagaimana kamu sering nyubit dan mukulin aku, ketika bagaimana kamu sering ngledekin aku, ketika bagaimana kamu sering bilang cingcong kepadaku, dan ketika bagaimana kamu membuatku tertawa disetiap waktuku. Kawan, masih inginkah kamu menjadi penanggungjawab mata kuliah Bahasa Inggris 2 ? Ataukah sebenarnya ingin tetap menjadi bendahara? Maafkan aku kawan ketika memang aku ini belum bisa menjadi kawan baikmu, belum bisa menjadi ketua kelas yang bisa mengayomimu serta teman temanmu. Satu hal yang membuatku bahagia ketika kamu berhasil diterima di STAN, satu hal yang juga membuatku tak menginginkan kamu pergi dari pendidikan fisika setelah Tiara Nur Khanifa, Ardianto, Titis ,dan sekarang kamu. Tak sabar ketika nanti kita bisa dipertemukan kembali dalam...