Pagi itu, ku mulai hariku dengan langkah kaki yang tak sabar untuk segera bergegas ke masjid. Hari itu adalah hari dimana umat muslim merayakan hari raya Idul Fitri, hari kemenangan setelah sebulan menjalankan ibadah di bulan suci. Tak sangka, disana ku bertemu dengan beberapa orang yang memang merupakan kawanku dari SD. Bangga ku melihat mereka. Kawanku ada yang sudah bekerja, bahkan beberapa dari mereka ada yang sudah melepas masa lajangnya. Ketika ku bertanya kepada salah satu dari mereka terkait dengan pekerjaan apa yang sedang digelutinya, ternyata dia sudah bekerja di sebuah perusahaan yang memang diimpikannya. Dan inilah aku, ini adalah jalan hidupku yang aku pilih. Bukan karena ingin menjadi orang yang dipandang di desaku, tapi karena ini adalah impianku sejak dulu. Sayangnya hari itu ku tak bisa bertemu dengan kawan karibku dari dulu, mereka berdua ternyata sedang menjalankan sebuah pendidikan kemiliteran di dua tempat yang terpisah jauh jaraknya. Akan tetapi, ketika nanti mereka berdua kembali ke tanah kelahiran mereka, pasti banyak sekali cerita yang hendak mereka bagikan kepadaku. Dan kini pun aku tertawa, ketika di usiaku yang hampir menginjak 19 tahun ini teringat masa masa kecilku yang dipenuhi dengan canda dan tawa dari kawan kawanku. Yang dulu kami hanya anak kelereng, sekarang telah bermetamorfosa menjadi pemuda mentereng. Dan saya yakin keceriaanku tak kan berakhir di masa kecilku, akan tetapi akan berlanjut ke anak cucu cicitku.
Tetiba teringat akan sebuah tempat indah di sebuah pulau kecil di Provinsi Sulawesi Tenggara. Ya, Kaledupa pulau yang saya maksud. Pulau yang merupakan bagian dari Kepulauan WaKaToBi merupakan sebuah pulau kecil yang untuk kesana saja memerlukan waktu yang tidak sebentar (bagi saya). WaKaToBi, Wanci Kaledupa Tomia Binongko begitulah kata orang-orang mengapa dinamakan kepulaun WaKaToBi. Di tempat inilah saya pernah menemukan banyak pengalaman dan ilmu yang sampai saat ini masih saya terapkan dalam kehidupan saya. Untuk memulai cerita saya tentang Wakatobi, terlebih dahulu saya harus memulainya dari Green Campus Sebelas Maret Univercity. Bahwa Universitas Sebelas Maret mempunyai salah satu mata kuliah yakni Kuliah Kerja Nyata (KKN) dimana setiap mahasiswanya mulai dari angkatan 2011 wajib mengikuti KKN selama kurang lebih 45 hari di sebuah tempat yang sudah ditentukan ataupun di sebuah tempat yang sudah di usulkan. Tibalah giliran saya seorang mahasiswa Pendidikan Fisika angkata...

Komentar
Posting Komentar