Apa yang kita dapatkan hari ini? sebuah kebahagiaan ataukah sebuah kekecewaan? banyak sekali jawaban yang mungkin dihasilkan dari sebuah pertanyaan sederhana yang semacam itu. Akan tetapi itu semua kembali lagi kepada apa yang sudah kita lakukan pada hari ini. Tak harus menggunakan uang ataupun segala materi yang kita miliki untuk mendapatkan sebuah kebahagiaan yang real. Ketika apa yang kita lakukan pada hari ini memberi sebuah kebermanfaatan yang positif bagi orang lain, sejatinya itu adalah kebahagiaan yang memang seharusnya kita harapkan. Namun pola pikir masyarakat pada zaman ini hanya terpaku pada materi, bahwasanya kebahagiaan itu bisa dibeli dengan materi yang kita miliki. Hal yang demikian ini yang menyebabkan orang-orang banyak stres dan mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri dengan alasan karena mereka tidak memiliki uang dan hidup dalam kemiskinan. Perlu kita benarkan hal yang semacam ini, untuk membentuk kader kader muda, kader kader penerus bangsa.
Lalu, baikah ketika kita membanggakan segala sesuatu yang memang bukan milik kita, banggakah kita ketika kita melebih-lebihkan segala macam bentuk titipan-Nya? Yang perlu kita ingat adalah tidak selalu kebahagiaan yang sedang rasakan tersebut adalah sebuah bentuk kenikmatan, ada kalanya kabahagiaan tersebut sejatinya merupakan sebuah ujian bagi kita agar bagaimana kita mensyukuri nikmat yang telah diberikan Oleh-Nya selama ini. Karena bisa jadi apa yang kita dapatkan pada hari ini merupakan bentuk kenikmatan terakhir-Nya yang akan kita temui. Bersyukurlah kita yang masih bisa merasakan Nikmat-Nya hingga saat ini.
Alhamdulillah...
Ingatlah bahwasanya Allah itu Maha Memiliki, Allah itu Maha Memberi, Percayalah bahwa Allah akan memberi balasan yang InsyaAlloh akan melebihi apa yang sudah kita lakukan. Allah itua Maha Adil...

Komentar
Posting Komentar