Langsung ke konten utama


Memang Saya Ingin Cepat Wisuda, tapi Menjadi Mahasiswa itu Menyenangkan
Siapa yang tak ingin menjadi seorang mahasiswa? Tentu saja menjadi seorang mahasiswa adalah impian dari sekian banyak orang. Karena menjadi seorang mahasiswa identik dengan kaum yang berintelektualitas tinggi, penuh dengan ilmu pengetahuan dan seorang yang dipandang dalam masyarakat. Banyak orang-orang diluar sana berlomba-lomba untuk dapat masuk ke bangku perkuliahan, terutama untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri.  Perguruan Tinggi Negeri menjadi pilihan utama bagi mereka yang menginginkan untuk melanjutkan study mereka ke bangku perkuliahan. Tidak heran jika setiap tahunnya banyak sekali jumlah peserta SNMPTN maupun SBMPTN yang membanjiri kampus-kampus negeri di Indonesia. Tetapi tahukah kawan, bahwa mau kuliah dimanapun kita ternyata tidak menjamin kesuksesan kita nanti?
Banyak orang yang bilang kuliah di kampus negeri ternama dapat menjamin pekerjaan kita kelak nanti. Memang benar yang dikatakan oleh orang-orang tersebut, akan tetapi itupun jika kita menyukai prosesnya. Sama artinya kita punya motor bagus tapi kita tidak ahli dalam mengendarainya. Kawan, mau kuliah dimanapun kita yang terpenting adalah nikmati prosesnya, karena bangku perkuliahan baik di negeri atau swasta menjadi rebutan banyak orang dan jika kita sudah mendapatkan satu bangku tersebut, nikmatilah prosesnya kawan. Kuliah itu bukanlah hal yang membosankan, kuliah merupakan suatu hal yang sangat menyenangkan.
Dimulai saat kita mendapati hasil seleksi masuk perguruan tinggi dan disitu tercantum nama kita, pastilah bahagia rasa yang kita dapatkan, karena kita bisa menjadi seorang mahasiswa. Kemudian beranjak ketika kita bertemu dengan teman teman baru yang akan bersama kita selama kita menempuh jenjang perkuliahan. Kemudian, mulai menjalani perkuliahan di dalam kelas, mengerjakan tugas hingga larut malam bahkan hingga waktu subuh pun datang, mengerjakan tugas bersama teman kelompok, menggunjing teman, mengejek teman, memberikan birthday party kepada teman atau sebaliknya, piknik dengan teman, susah senang bersama teman, dan masih banyak lagi yang tentu saja tidak bisa saya utarakan satu per satu.

Ternyata banyak sekali hal yang kita dapatkan selama kita mengenyam bangku perkuliahan. Bukan  hanya sekedar ilmu pengetahuan yang kita dapatkan, lebih dari itu kita mendapatkan teman dan tentunya pengalaman yang tak bisa dibayar oleh apapun. Pun inilah yang saya alami, selain susah untuk memulai mengerjakan tugas akhir yang tidak hanya satu atau dua, tetapi malah tiga, saya juga susah untuk move on dari masa masa perkuliahan kawan. Memang dalam lubuk hati yang paling dalam saya ingin sekali cepat wisuda dan mengenakan toga, akan tetapi masa masa menjadi mahasiswa adalah masa yang menyenangkan kawan J

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Saya dan Wakatobi

Tetiba teringat akan sebuah tempat indah di sebuah pulau kecil di Provinsi Sulawesi Tenggara. Ya, Kaledupa pulau yang saya maksud. Pulau yang merupakan bagian dari Kepulauan WaKaToBi merupakan sebuah pulau kecil yang untuk kesana saja memerlukan waktu yang tidak sebentar (bagi saya). WaKaToBi, Wanci Kaledupa Tomia Binongko begitulah kata orang-orang mengapa dinamakan kepulaun WaKaToBi. Di tempat inilah saya pernah menemukan banyak pengalaman dan ilmu yang sampai saat ini masih saya terapkan dalam kehidupan saya. Untuk memulai cerita saya tentang Wakatobi, terlebih dahulu saya harus memulainya dari Green Campus Sebelas Maret Univercity. Bahwa Universitas Sebelas Maret mempunyai salah satu mata kuliah yakni Kuliah Kerja Nyata (KKN) dimana setiap mahasiswanya mulai dari angkatan 2011 wajib mengikuti KKN selama kurang lebih 45 hari di sebuah tempat yang sudah ditentukan ataupun di sebuah tempat yang sudah di usulkan. Tibalah giliran saya seorang mahasiswa Pendidikan Fisika angkata...

Maafkanlah Cucumu, Nek

Pagi itu seperti biasa aku terbangun dari tidurku. Namun ada hal yang aneh pagi itu, pagi itu terasa tidak seperti pagi pagi yang telah aku lewati sebelumnya. Tubuh ini terasa malas untuk menjalankan rutinitas, jiwa ini pun terasa enggan untuk beranjak dari mimpi malam itu. Entah apa artinya itu, apakah itu sebuah pertanda ataukah sebuah rasa malas yang timbul secara tiba-tiba. Kamis, 17 April 2014 seharusnya adalah menjadi hari bagiku untuk sekedar menengok kampung halaman dan temu kangen sama keluarga, karena memang sebelumnya ada kabar yang tidak enak yang aku dengar dari kampung halaman. Ya, seorang wanita tuwa dengan senyum manisnya kala itu sedang terbaring di rumah sakit. Beliau sudah terbaring di rumah sakit sekitar kurang lebih 10 hari. Namun, menurut sepenuturan orang yang kala itu menjaga beliau di rumah sakit, ada hal yang aneh yang terjadi pada beliau. Beliau yang biasanya dengan ramah menyapa setiap orang yang datang kepadanya, namun kala itu beliau lebih memilih untu...

Pendidikan Saat Ini

Pendidikan merupakan permasalahan klasik negeri ini yang sampai saat ini masih belum saja bisa terselesaikan. Anggaran dari pemerintah untuk memajukan pendidikan di negeri ini pun selalu dinantikan dan senantiasa diharapkan oleh putra putri bangsa yang hidup dalam keterbelakangan. Mereka ingin mengenyam dan mendapatkan pendidikan seperti halnya yang dirasakan oleh orang lain yang mampu dengan mudah menyekolahkan anak-anaknya. Kebijakan pemerintahpun dibuat, akan tetapi timbul sebuah pertanyaan, kebijakan yang dibuat tersebut bersumber dari kepentingan pribadi ataukah bersumber pada sebuah kepedulian untuk pendidikan negeri ini. ketika sebuah kebijakan yang dibuat oleh pemerintah didasarkan pada sebuah kepedulian untuk memperbaiki pendidikan di negeri ini, tentulah saja pendidikan yang berada dalam level memperihatinkan ini akan semakin membaik, tapi lain halnya ketika sebuah kebijakan yang dibuat pemerintah hanya didasarkan pada kepentingan pribadi, pastilah pendidikan di negeri i...