Langsung ke konten utama

Ku Rindu Dirimu

"Simbah" mungkin itulah yang saat ini terngiang dalam benak dan pikiranku. "Simbah" kehadiranku di kehidupanmu semoga tak memberatkan segala beban hidupmu, semoga pertemuan kita yang singkat ini memberimu sedikit arti kebahagiaan memiliki seorang cucu. "Simbah" belum terhitung lama ketika engkau pergi meninggalkanku dan semua kenangan kita untuk bertemu dengan Rabb mu tapi hati ini sudah berkata rindu  untuk berjumpa lagi denganmu "Simbah". "Simbah" meskipun seringkali tutur kata dan tingkah lakuku yang  membuatmu tak kuasa menahan semua amarah dan emosimu, tapi aku ingin engkau tau bahwa cucumu saat ini sangat merindukanmu, menginginkan kita bisa bersenda gurau lagi seperti kala itu dan menghabiskan masa masa kecilku bersamamu. "Simbah" jikalau engkau mau datang dalam mimpiku malam ini, maka tak kan ku sia siakan waktu itu untuk ku habiskan bersamamu. 
Teringat ketika satu tahun yang lalu engkau sudah cukup dibuat sedih ketika engkau kehilangan sosok seorang pendamping hidup yang selalu setia mendampingimu di kala engkau sedang suka, duka dan bahagia. Maafkan aku "Simbah" ketika saat itu aku tak berada di sampingmu. "Simbah" terimakasih sudah memberikan contoh bagi kami selama ini, terimakasih sudah mengingatkan kami ketika kami melakukan hal nakal diluar ketidaktahuan kami, terimakasih karena selama ini engkau telah menjadi tulang punggung dari keluarga kami, terimaksih karena engkau sudah berani memarahiku ketika aku tidak mau menuruti apa kata orang tuaku, terimakasih terimakasih terimakasih "Simbah" ku. 

Inginku bertemu denganmu dan mengatakan sesuatu kepadamu "Simbah", dan aku pun mengharapkan sebuah dua patah kata terakhir dari lisanmu "Simbah". Maaf karenaku mungkin hidupmu terasa susah, maaf karenaku mungkin hidupmu terasa berat, maaf karenaku mungkin hidupku terasa berantakan tapi ketahuilah semua itu aku lakukan karena aku hanya ingin melihatmu bahagia atas kehadiranku

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Saya dan Wakatobi

Tetiba teringat akan sebuah tempat indah di sebuah pulau kecil di Provinsi Sulawesi Tenggara. Ya, Kaledupa pulau yang saya maksud. Pulau yang merupakan bagian dari Kepulauan WaKaToBi merupakan sebuah pulau kecil yang untuk kesana saja memerlukan waktu yang tidak sebentar (bagi saya). WaKaToBi, Wanci Kaledupa Tomia Binongko begitulah kata orang-orang mengapa dinamakan kepulaun WaKaToBi. Di tempat inilah saya pernah menemukan banyak pengalaman dan ilmu yang sampai saat ini masih saya terapkan dalam kehidupan saya. Untuk memulai cerita saya tentang Wakatobi, terlebih dahulu saya harus memulainya dari Green Campus Sebelas Maret Univercity. Bahwa Universitas Sebelas Maret mempunyai salah satu mata kuliah yakni Kuliah Kerja Nyata (KKN) dimana setiap mahasiswanya mulai dari angkatan 2011 wajib mengikuti KKN selama kurang lebih 45 hari di sebuah tempat yang sudah ditentukan ataupun di sebuah tempat yang sudah di usulkan. Tibalah giliran saya seorang mahasiswa Pendidikan Fisika angkata...

Maafkanlah Cucumu, Nek

Pagi itu seperti biasa aku terbangun dari tidurku. Namun ada hal yang aneh pagi itu, pagi itu terasa tidak seperti pagi pagi yang telah aku lewati sebelumnya. Tubuh ini terasa malas untuk menjalankan rutinitas, jiwa ini pun terasa enggan untuk beranjak dari mimpi malam itu. Entah apa artinya itu, apakah itu sebuah pertanda ataukah sebuah rasa malas yang timbul secara tiba-tiba. Kamis, 17 April 2014 seharusnya adalah menjadi hari bagiku untuk sekedar menengok kampung halaman dan temu kangen sama keluarga, karena memang sebelumnya ada kabar yang tidak enak yang aku dengar dari kampung halaman. Ya, seorang wanita tuwa dengan senyum manisnya kala itu sedang terbaring di rumah sakit. Beliau sudah terbaring di rumah sakit sekitar kurang lebih 10 hari. Namun, menurut sepenuturan orang yang kala itu menjaga beliau di rumah sakit, ada hal yang aneh yang terjadi pada beliau. Beliau yang biasanya dengan ramah menyapa setiap orang yang datang kepadanya, namun kala itu beliau lebih memilih untu...

Pendidikan Saat Ini

Pendidikan merupakan permasalahan klasik negeri ini yang sampai saat ini masih belum saja bisa terselesaikan. Anggaran dari pemerintah untuk memajukan pendidikan di negeri ini pun selalu dinantikan dan senantiasa diharapkan oleh putra putri bangsa yang hidup dalam keterbelakangan. Mereka ingin mengenyam dan mendapatkan pendidikan seperti halnya yang dirasakan oleh orang lain yang mampu dengan mudah menyekolahkan anak-anaknya. Kebijakan pemerintahpun dibuat, akan tetapi timbul sebuah pertanyaan, kebijakan yang dibuat tersebut bersumber dari kepentingan pribadi ataukah bersumber pada sebuah kepedulian untuk pendidikan negeri ini. ketika sebuah kebijakan yang dibuat oleh pemerintah didasarkan pada sebuah kepedulian untuk memperbaiki pendidikan di negeri ini, tentulah saja pendidikan yang berada dalam level memperihatinkan ini akan semakin membaik, tapi lain halnya ketika sebuah kebijakan yang dibuat pemerintah hanya didasarkan pada kepentingan pribadi, pastilah pendidikan di negeri i...